• Mimpi Minggu Pagi

              Baru seteguk kuminum, lalu tetiba tersedak aku dari manisnya minuman ini. Bukan karena tak berpasal,tapi karena aku melihat sosoknya melintas dan duduk tepat di meja seberang meja tempatku makan malam. Hanya sekitas tiga meter mungkin jaraknya.
              Ia tak sendiri, tapi bersama teman-temannya yang tak semua kukenali,hanya beberapa saja. Terlihat letih, mungkin ia habis bepergian dengan teman-temannya itu entah dari mana aku pun tak tahu. Seingatku ia memakan baju bercorak hitam dan putih, dengan jilbab dan rok hitamnya. Tak jauh berbeda,ia memang terlihat manis malam itu.
              Dalam waku hitungan jari aku sempat terbuay dalam lamunan untuk memperhatikannya. Tak lama kemudian keempat sahabat karibku yang memang tahu banyak tentangku menyadarkanku dan berkata,"tuh bidadarimu lewat." Aku hanya menjawab dengan senyum dan anggukan.
              Mungkin tak hanya aku yang geram, tapi juga salah satu temanku ikut merasakan hingga ia menyuruhku untuk menghampiri gadis yang katanya bidadariku itu. Ya, aku tahu karena memang tak banyak bahkan hampir tak pernah aku berkesempatan untuk bertatap muka apalagi bercerita dengannya bidadari itu. Maka dari itulah mungkin ini menjadi salah satu kesempatanku untuk menghampiri dan mencoba berbincang dengannya.
              Tak butuh banyak waktu bagiku untuk berpikir panjang, langsung saja aku bediri tegak dengan gagahnya menuju meja yang tepat tiga meter dariku itu. Tepat dihadapannya langsung kusapa dengan senyum dan ucap kata "hai!".
              Pucuk dicinta bulan pun tiba, entah kenapa aku merasa nyaman sekali bercerita dengannya, dan yang kurasa adalah ia merespon baik kehadiranku itu meski tanpa disengaja. Sempat melintas kebingungan dipikiranku, tapi ya sudahlah yang kutahu kini ia merespon kehadiranku.
              Enggan mengganggunya terlalu lama, aku pun menyudahi perbincangan karena kutahu sepertinya ia dan teman-temannya ingin menyantap makan malam yang sudah tiba beberapa menit lalu. "Aku balik kesitu dulu ya" ucapku sambil menunjuk kearah mejaku tadi.
              Tak lebih dari lima langkah kuberjalan, samar-samar gelapnya malam itu berubah perlahan menjadi silau dan terang, diiringi suara kicauan burung. Terlihat pertama kali olehku adalah lembaran-lembaran bahan kuliah yang tak terbaca semalam, dan kini kutersadar bahwa kejadian beberapa waktu lalu itu hanya bunga tidurku di pagi ini.
              Terucap Alhamdulillah karena engkau masih menyadarkanku ya Allah, dan kuselipkan sedikit doa padamu agar hari-hariku lebih baik lagi, dan berharap kubisa bersamanya.

    Ditulis minggu pagi cerah diatas tempat tidur berantakan
    Dengan semangat menjelang ujianku dua hari lagi

  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    Kepada Pengunjung Blog ini di mohon kesediaannya untuk berkomentar di bawah ini...
    Dan sertakan URL anda bila perlu.. :)

    Let's Discuss with Me!

    You can discuss about health, graphic design, bussiness, marketing, etc.

    ADDRESS

    28300, Pekanbaru, Riau, Indonesia

    EMAIL

    heruardilaputra@gmail.com
    heruardilaputra@yahoo.com

    TELEPHONE

    +201 478 9800
    +501 478 9800

    SOCIAL MEDIA

    Facebook: Heru Ardila Putra
    Instagram: heruardila